Kotlin & Jetpack Compose
Native AndroidStandar modern pengembangan Android native. Membangun UI deklaratif yang cepat, aman (*null-safety*), serta terintegrasi penuh dengan ekosistem Google Jetpack.
Programmer Bandung sejak tahun 2009 membantu berbagai kebutuhan pemrograman mobile berbasis Android, mulai dari pembuatan aplikasi dari awal, modifikasi aplikasi yang sudah ada, pengembangan fitur, perbaikan error dan bug, hingga analisis serta penyelesaian kendala pada aplikasi.
Dukungan pengembangan juga mencakup integrasi REST API dan web service, database dan backend, autentikasi, pertukaran data, serta koneksi aplikasi dengan perangkat dan layanan Internet of Things (IoT).
Pengembangan dapat dilakukan secara native Android menggunakan Java dan Kotlin, maupun menggunakan pendekatan cross-platform seperti Flutter dan Dart. Pendekatan cross-platform memungkinkan pengembangan aplikasi untuk Android dan platform mobile lainnya dengan basis kode yang dapat digunakan bersama sesuai kebutuhan.
Memiliki keahlian pengembangan aplikasi mobile lengkap, mencakup bahasa native Android, framework cross-platform performa tinggi, hingga integrasi backend dan cloud.
Standar modern pengembangan Android native. Membangun UI deklaratif yang cepat, aman (*null-safety*), serta terintegrasi penuh dengan ekosistem Google Jetpack.
Bahasa utama untuk arsitektur aplikasi Android klasik, *maintenance* sistem *legacy*, pembuatan pilar pustaka (*libraries*), dan optimalisasi low-level.
Framework UI dari Google untuk membuat aplikasi Android & iOS dengan *single codebase*, performa mendekati *native*, serta animasi 60/120 FPS yang mulus.
Framework buatan Meta berbasis JavaScript/TypeScript. Ideal untuk aplikasi multi-platform yang memanfaatkan *native components* dan ekosistem NPM.
Teknologi modern untuk berbagi logika bisnis (*networking*, *database*, *state management*) secara presisi antara Android dan iOS tanpa mengorbankan UI Native.
Layanan Backend-as-a-Service untuk *Authentication*, *Firestore Realtime Database*, *Cloud Messaging (Push Notification)*, *Crashlytics*, dan *Analytics*.
Integrasi komunikasi data aplikasi mobile ke server backend menggunakan Retrofit, Ktor, Axios, maupun Client GraphQL secara aman dan terenkripsi.
Pengembangan aplikasi mobile berbasis teknologi web (HTML/CSS/JS) yang dikemas menjadi aplikasi native Android/iOS dan Progressive Web Apps (PWA).
Mampu menggunakan berbagai lingkungan pengembangan (IDE) dan toolchain modern untuk pembuatan aplikasi Native Android, Cross-Platform (Flutter/Dart), hingga Cloud & Multiplatform.
IDE standar resmi Google. Digunakan untuk pengembangan Kotlin & Java, antarmuka modern Jetpack Compose, C++ NDK, profiling memori/baterai, serta emulator presisi.
Editor kode super cepat. Pilihan utama untuk pengembangan Flutter & Dart, React Native, integrasi REST API, GraphQL, serta pengelolaan pustaka/plugin.
IDE andalan JetBrains. Sangat optimal untuk skema Kotlin Multiplatform (KMP) guna berbagi logika bisnis (*shared business logic*) antara aplikasi Android dan iOS.
Environment cloud berbasis AI dari Google. Memungkinkan *coding* dan pengujian Flutter/Android secara langsung melalui browser tanpa membebani RAM/CPU lokal.
Framework UI deklaratif Google untuk membangun aplikasi Cross-Platform (Android & iOS) berkinerja tinggi dengan satu basis kode (*single codebase*).
Toolchain wajib Apple untuk melakukan kompilasi, pengujian di simulator iOS, serta rilis aplikasi Flutter/React Native ke App Store berdampingan dengan versi Android.
IDE native yang berjalan langsung di Android. Fleksibel untuk *quick edit*, *compiling*, dan *debugging* kode Java/C++ langsung dari smartphone atau tablet.
Version control dan environment pengujian multi-layar (HP, Tablet, Android TV) serta integrasi CI/CD untuk otomatisasi rilis APK/AAB ke Play Store.
Mampu untuk menghubungkan aplikasi mobile dengan web service, database, perangkat keras IoT, Payment Gateway, hingga layanan cloud dan AI.
Integrasi komunikasi data JSON/XML menggunakan Retrofit, Ktor, atau Axios. Lengkap dengan sistem autentikasi aman seperti JWT, OAuth2, dan Session Management.
Koneksi aplikasi mobile dengan mikrokontroler (ESP32, Arduino, Raspberry Pi) melalui jalur protokol Bluetooth/BLE, Wi-Fi, Serial, dan MQTT.
Integrasi ke platform IoT populer untuk monitoring sensor secara real-time, grafik data telemetry, kontrol aktuator jarak jauh, dan sistem peringatan dinamis.
Pengelolaan database lokal & cloud (Room, SQLite, Hive, Realm, MySQL, PostgreSQL) untuk sinkronisasi data offline-first yang cepat dan aman.
Integrasi gateway pembayaran lokal/internasional (Midtrans, Xendit, Tripay) dan sistem pembayaran QRIS untuk pemrosesan transaksi otomatis.
Implementasi Google Maps API, Mapbox, dan OpenStreetMap untuk tracking lokasi real-time, geofencing, rute perjalanan, serta analisis titik koordinat GPS.
Pengiriman notifikasi instan menggunakan Firebase Cloud Messaging (FCM) atau OneSignal, serta komunikasi *two-way* menggunakan WebSockets.
Embed model AI ke aplikasi seluler menggunakan TensorFlow Lite, Google ML Kit, OpenCV untuk pemrosesan citra, klasifikasi data, atau integrasi API LLM.
Skema pemrograman dan pengembangan aplikasi mencakup pembuatan aplikasi dari awal, modifikasi program, perbaikan error dan bug fixing, pengembangan fitur baru, integrasi sistem, debugging, pengujian, analisis kendala, dan penyempurnaan aplikasi sesuai kebutuhan.